#test #test

Indonesia's One Stop Dance Information Portal

Report of Bawang Merah Bawang Putih – The Ballet

Holla Njweeps,

Satu event lagi yang sudah tim Njoged sambangi di tanggal 24 Mei 2014, Sabtu kemarin. Sebuah pertunjukan ballet milik Calosa Ballet Theatre yang diadakan setiap setahun sekali, dan kali ini bertempat di The Breeze, Bumi Serpong Damai.

Adapun tema pertunjukan yang diusung berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena tahun ini Calosa Ballet Theatre mengangkat cerita rakyat, yaitu cerita Bawang merah dan Bawang Putih.

Hal yang membuat pertunjukan ini menarik adalah sebagian besar talent yang terlibat selama satu jam pertunjukan merupakan penari anak-anak kecil yang imut dan lucu, mulai dari Grade Pre-Primary & Primary sampai Grade 8 & Intermediate.

Dalam pertunjukan ballet Bawang Merah dan Bawang Putih, kita diingatkan kembali dan dibawa masuk ke dalam cerita rakyat yang mungkin sering kita dengar di masa kecil kita. Terdapat 12 (dua belas) adegan cerita yang berhasil disampaikan kepada penonton melalui indahnya tarian ballet teatrikal serta akting para pemeran tokoh dan penarinya. Indah, keren, seru, well prepared dan pastinya HITS adalah kesan yang dapat digambarkan setelah menyaksikan pertunjukan ini.

Pertunjukan ballet Bawang Merah dan Bawang Putih disutradarai oleh Talhah Aditya. Penata artistik oleh Biatra Adi, dan Koreografer dari para tim pengajar di setiap grade/kelas yang terdapat di Calosa Ballet Theatre.

Tak lama setelah pertunjukan beres, saatnya tim Njoged memburu ketua penyelenggara, pemeran utama, dan penonton untuk sedikit cerita bagaimana persiapan serta kesan pesan mereka. *Karena kita tau, pasti ga gampang untuk mempersiapkan dan mengatur para talent yang sebagian besar masih anak kecil ^^”.

Collage

 

Ok, Njweeps, berikut sekilas interview dengan beberapa pihak dari Calosa Ballet Theatre:

Q & A dengan Biatra Adi, Penata Artistik yang juga salah satu tim pengajar di Calosa Ballet Theatre

Kenapa pertunjukan kali ini mengangkat cerita rakyat Bawang Merah Bawang Putih?

Karena saya senang dengan cerita rakyat Indonesia dan saya prihatin sama anak-anak kecil jaman sekarang yang kebanyakan engga tau sama cerita rakyat. Agak menggelitik juga karena pada saat announcement mengenai tema pertunjukan yang akan dibawakan yaitu cerita Bawang Merah Bawang Putih, rata-rata jawaban di setiap kelas sama yaitu, “Apaan tuh, Miss, Bawang Merah dan Bawang Putih?”

Berapa lama waktu persiapan yang dibutuhkan untuk pertunjukan ini?

Kita persiapan udah dari sekitar bulan Desember 2013, latihan seminggu sekali

Berapa total murid yang ikut serta dalam pertunjukan ini?

Sekitar 80 murid

Ada perasaan atau harapan khusus selama persiapan sampai pertunjukan ini terlaksana?

Pada dasarnya saya senang sekali sama anak kecil, jadi suka dukanya dinikmatin aja. Harapan kedepanya supaya bisa membawakan dan menghidupkan kembali cerita rakyat ini.

Menurut Biatra, bagaimana Dance Scene di Indonesia saat ini?

Aku sih ngeliatnya sekarang udah banyak generasi muda yang membuat karya, dan itu bagus!

 

Q & A dengan Cherry, pemeran Bawang Merah, dan Dinda, pemeran Bawang Putih, yang masih berada di Grade 3

Halooo gimana perasaan kalian jadi tokoh utama di pertunjukan ini?

Cherry: “Aku seneng dan puas dan mau lagi ikut pertunjukan.”

Dinda: “Aku capek tapi senenggg.

Susah ga meranin tokoh sebagai Bawang Merah dan Bawang Putih?

Cherry:”Lumayan, karena aku harus jadi Jahat, galak dan ada adegan nangis, susah.”

Dinda:”Sama, aku juga agak susah harus nangis boong-boongan”

Dan meraka pun cerita bagaimana capenya, senengnya, dan sulitnya mengatur jadwal latihan ballet, sekolah dan les mereka. Hihihii, anak-anak ini lucu banget ^^

Q & A dengan Ibu Endang, salah satu penonton yang juga orang tua dari salah satu talent

Bagaimana kesan Ibu mengenai pertunjukan tadi?

Seneng, puas dan anak-anaknya juga tampil maksimal

Apa harapan Ibu untuk pertunjukan selanjutnya?

Semoga lebih baik dan maju lagi serta pertunjukan ini bisa jadi hiburan untuk semua orang

 

Nah, gimana Njweeps, kebayang kan serunya pertunjukan ini.. Semoga ide dan tema pertunjukan seperti ini dapat menginspirasi untuk dapat melestarikan cerita rakyat tanah air *meskipun tarian yang diusung berasal dari luar.

Maju terus, Dance Scene Indonesia!

Harry Agustian

Ig : Flowryday

Fb : Harry Agustian